Tantangan Perubahan-2

…, bukannya kita terus mundur untuk berubah, tapi mengantisipasi dan bersiap diri menghadapi rintangan dan tantangan tersebut.

Beberapa tantangan tersebut antara lain datang dari :

  1. Orang sekitar;
  2. Harta; Harta juga merupakan salah satu hal yang dapat menghalangi realisasi perubahan. Maksud saya, banyak kreatifitas tidak dapat muncul karena dininabobokan oleh bergelimangnya harta dan fasilitas. Ilustrasi sederhana dari kasus ini adalah ketika ada seorang yang sedang melakukan perbaikan kendaraan (misalnya sepeda motor) di tempat yang tersedia lengkap fasilitas dan onderdil pengganti. Pada waktu ada kerusakan salah satu onderdil, maka yang ada dibenaknya adalah melakukan langkah praktis mengganti onderdil tersebut, karena dapat menghemat waktu, pikiran dan tenaga karena semuanya sudah ada. Hal ini berbeda ketika berada di tempat sebaliknya, maka tukang servis bekerja keras untuk memutar otak dan tenaga agar biaya yang dikeluarkan tidak banyak, sedang problem kerusakan dapat terselesaikan. Kedua situasi tersebut tidak salah karena dalam situasi dan kondisi yang berbeda, namun yang kita ambil dari ilustrasi ini adalah bahwa kadang kala tersedianya fasilitas dan harta menimbulkan seseorang untuk melakukan tindakan yang mudah (buat apa repot-repot berfikir, karena diganti onderdil yang rusak sudah terselesaikan problemnya). Disisi lain masalah kurangnya fasilitas dan harta ketika salah didalam mensikapinya juga menjadi penghambat perubahan, ini biasanya muncul dari pribadi yang mudah mengalah dan putus asa dengan anggapan “bagaimana terjadi perubahan jika fasilitas dan dana tidak mendukung”. Dalam kaitan hambatan ini, intinya bahwa harta dan fasilitas dapat menghambat perubahan jika salah didalam mensikapinya. Artinya buat mereka yang bergelimang harta dan fasilitas hendaknya mensyukuri dan menggunakannya untuk mendorong perubahan dan perbaikan, demikian juga sebaliknya buat mereka yang minim/kurang harta dan fasilitas mengembangkan potensi dan diri untuk menghasilkan kreatifitas dan produktifitas demi perubahan dan perbaikan.
  3. Kesibukan;

(bersambung … )

Comments are closed.